Langsung ke konten utama

Irasshaimasen, Gintama...


Assalamualaikum.

Saya Ginko, spesies campuran antara kukang + koala yang belum diklasifikasikan dalam kelompok manapun. (mungkin saya harus bikin kingdom baru)
Eto, minna san… Akhirnya ada juga waktu luang yang bisa digunakan untuk melampiaskan kebiadanku mengenai anime yang satu ini. Ngomong-ngomong, Ginko baru mengenal dunia Gintama sejak ditayangkan di televisi di channel indosiar yang pada saat itu masih gencar-gencarnya menayangkan anime. Kesan pertama saat jumpa, Ginko melihat art dari Gorilla sensei (Sorachi Hideaki) sangat bagus, tipe saya banget deh. Tapi, baru pada saat Ginko memasuki peradaban SMA yang lebih biadab lagi bersama otaku-otaku gila yang kebanyakan laki-laki (walaupun ada juga teman cewek yang otaku) saya mulai mencari-cari potongan demi potongan anime Gintama.

Ginko: sebenarnya saya hobi ngopy paste hardisk temen
Reader: author, itu pelanggaran hak cipta.

Oke, semua copyan udah oke. Episode 1 sampe 201. Hati senang, riang, gembira tralala trilili. Episode sebanyak itu yang jumlahnya hampir sama dengan banyak episode sinetron tv di Indonesia tidaklah membuat otaku menyerah. Walaupun ujian sekolah menerpa, tugas dan PR menghantui dan teman-teman di sekolah saya semakin aneh karena stress menghadapi ujian, saya tetap Berjaya dengan Gintama. Muahahaha..!!! nyuahahaha…!! (ketawa setan)
Dan akhirnya Ginko menjadwal dengan rutin nonton Gintama, satu episode setiap sehabis sholat. Anime Gintama milik Gorilla sensei ini terbuat dari 70% gag (komedi), 25% action, dan 5% air. Menurut pengamatan professor doctor Ginko Biloba kukangkuala S.I, S.Pd makin bertambahnya episode Gintama, makin berkembanglah kegilaannya dan di 500 episode kemudian, diprediksi bahwa siapa saja yang menonton anime ini tanpa perlindungan khusus akan mengalami gejala-gejala tertawa-tawa sendiri, mata kosong dan linglung, hidung berair dan suka menggigit.

Reader: ooooiiii…!!

Yosh! Minna san, let’s enjoy Gintama!!

PS: Ganbatte Sorachi Hideaki alias Gorilla sensei. Ciptakan gorilla-gorilla masa depan!
EEEEEHHHH?????


Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan laporan prakikum ini yang berjudul “Bioteknologi Konvensional Pembuatan Kue Donat”. Laporan praktikum ini berisikan mengenai pemanfaatan bioteknologi konvensional dalam bidang pangan yaitu dalam pembuatan kue donat, cara-cara pembuatan kue donat, dan referensi mengenai proses fermentasi oleh ragi. Kami me nyadari bahwa laporan praktikum ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan laporan praktikum ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan laporan praktikum ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. Tuban, 18 Februari 2014             ...

Gladen Basa Jawa 2

 

Walkthrough Cube Escape : the Mill Part 2