Langsung ke konten utama

Penentuan DO dengan metode titrasi Winkler

BAB III
HASIL DAN ANALISIS DATA

Data hasil penentuan DO (Dissolved Oxygen) dengan metode titrasi menggunakan botol Winkler oleh kelompok satu kami sajikan dalam tabel berikut ini :
Tabel 3.1 Data hasil titrasi
No
Suhu (°C)
Volume titran (ml)
Normalitas Na2S2O3
Volume titer (ml)
1
18
13
0.025
300
2
18
13.1
0.025
300
Rata-rata
18
13.05
0.025
300

Hasil titrasi titer dengan titran Na2S2O3 (natrium tiosulfat) kami hitung dengan persamaan di bawah ini untuk mendapatkan nilai DO.
Keterangan  :
ɑ = volume titran Na2S2O3 (ml)
N = Normalitas Na2S2O3
2.

      

      


 
V = Volume titer (ml)
1.     

      

      

      

Nilai DO rata-rata adalah :

 
      
Berikut ini adalah data kelas (kolektif) mengenai nilai DO berdasarkan suhu yang berbeda-beda.
No.
Suhu (°C)
DO (mg/liter)
1
18
8.78
2
19
7.235
3
20
12.44
4
21
10.28
5
22
10.126
6
23
9.59
7
24
9.67
8
25
9.27
9
26
12.195
10
28
8.62
11
30
7.72
12
32
9.38
13
34
7.32
14
36
6.91
15
38
5.69
16
40
6.25
Tabel 3.2 Perolehan nilai DO berdasarkan suhu












N
16
average
8.84225
nilai max
12.44
nilai min
5.69
varian
3.747971
SD
1.935968











Grafik 3.1 Regresi nilai DO berdasarkan suhu
Parameter
Suhu x DO
SSx
739
SP
10180.85
A
13.78
b
-0.18
R majemuk (koefisien korelasi)
0.66
R2 (koefisien determinasi)
0.43
                  Tabel 3.4 Nilai statistik regresi
                              


                                     
                                                                                                                    

Parameter
Suhu x DO
N
16
SSx
739
SSy
56.22
SP
10180.85
S2
-10014.33
Sb
0.06
T
-3.23
Df = n-2
14
t table 0.05
2.14
Tabel 3.5 Nilai statistik uji t regresi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PRAKTIKUM BIOTEKNOLOGI

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan laporan prakikum ini yang berjudul “Bioteknologi Konvensional Pembuatan Kue Donat”. Laporan praktikum ini berisikan mengenai pemanfaatan bioteknologi konvensional dalam bidang pangan yaitu dalam pembuatan kue donat, cara-cara pembuatan kue donat, dan referensi mengenai proses fermentasi oleh ragi. Kami me nyadari bahwa laporan praktikum ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan laporan praktikum ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan laporan praktikum ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. Tuban, 18 Februari 2014             ...

Tugas Genetika Peluang

Tugas Genetika  5. Berhubung adanya anjuran untuk melaksanakan keluarga berencana, maka mempelai baru merencanakan hendak mempunyai 3 orang anak saja. (a) berapakah kemungkinannya mereka akan mendapatkan anak sulung seorang laki-laki dan anak bungsu seorang anak puteri? (b) Apakah kemungknan itu akan sama jika keadaannya terbalik? (c) Bagaimanakah halnya apabila diinginkan ketiga anaknya laki-laki? 6. mempelai baru lainnya tidak setuju dengan program Keluarga Berencana dan mereka bersepakat hendak mempunyai 4 orang anak,yaitu 3 orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Suami menginginkan anak perempuan itu lahir terakhir. Tetapi isterinya berpendapat bahwa tidak ada bedanya nomor berapa saja anak perempuan itu lahirnya. Menurut Saudara, pendapat siapakah yang mempunyai kemungkinan lebih besar, pendapat suami atau isteri? 7. seorang kidal disebabkan oleh gen resesif r yang homozigotik. Alelnya R menyebabkan orang normal. Suami istri masing-masing normal tetapi hete...

ANATOMI TUMBUHAN INKLUSI SEL (ZAT ERGASTIK)

Ini soal-soal diskusi di buku petunjuk praktikum antum alias anatomi tumbuhan. Ada beberapa spesimen yang diamati di praktikum ini, tapi mengingat kualitas gambar tangan saya yang tidak kredibel, maka tidak akan saya cantumkan. mungkin nanti akan saya carikan gambar-gambar yang lebih enak dipandang mata... Pokoknya, ini dia pertanyaan dan jawabannya! ANATOMI TUMBUHAN INKLUSI SEL (ZAT ERGASTIK) 1.       Apa yang dimaksud dengan inklusi sel? Sel tumbuhan terdiri atas bagian sel yang hidup dan bagian yang tak hidup. Bagian sel yang hidup disebut benda protoplasmic dan bagian yang tak hidup disebut benda nonprotoplasmik atau zat ergastik. Zat ergastik merupakan komponen nonprotoplasmik yang terdapat pada sitoplasma dan vakuola. Zat ergastik dapat bersifat cair maupun padat. Zat ergastik yang bersifat padar meliputi amilum, aleuron, Kristal Ca oksalat, Kristal kresik, sistolit dan silica atau stigmata. Benda ergastik yang bersifat cair antara lain asam or...